20101027

Begitu senangnya pemimpin nak bertemu rakyat, buat jer program maka selesai dan lancarlah.

TETAPI begitu susahnya rakyat nak bertemu pemimpin, kerana pasti ada baluk2 yang menjeling.

20101021

BUDAYA BARU GENERASI MASA KINI...

TAK PERLU BERSYUKUR...
TAK PERLU BERTERIMA KASIH...

KURANG AJAR!

20101020

HIDUP MELAYU..
PANJANGKAN USIA UMNO!

20100930

kerusi GALAS

TAK PAYAH SUSAH SUSAH
BAGI AKU JER KERUSI TU...
DEMI PERPADUAN...HEHE...

20100528

BLOGGERS KURANG AJAR

Salam,
Harap BPN dan kawan Gotahlantun menilai betapa kurang ajarnya bloggers ini yang memberi komen di dalam blog http://gemasindah.blogspot.com/2010/05/komen-komen-kurang-ajar-menyakitkan.html.

reek berkata...

UMNO = Untuk Makan Nasi Orang
This is a new generation of lazy malays who evolved from their lazy ancestors. Not surprising la! Wait for the next generation of lazy malays on the future with better parasitic economic policies.
2010 Mei 25 05:28

yoy berkata...
Morons like Perkasa talk about sacrificing. We have as yet to hear what sacrifices they are speaking about. Today, Malaysia is ruled by a single regime not so different from Burma. They call themselves UMNO. In fact, Malaysia has been under Emergency Rule for the past 40 years. Still in a state of Emergency Rule.
2010 Mei 25 05:32

Boleh berkata...
You stinking malay pig, please get the f*** back to your own land in Aceh or Jawa, whatever. Because this is Tanah Orang Asli and malay pig like you are pendatang!
To non-malays……….time and time again we have said that the malays are from Jawa. I always say that they are from Aceh, Sumatra, etc - do you see anyone of these racists (obviously malays) objecting to that fact?
This is the truth and they cannot handle this. They don't dare say that because it is so true! Even Mahathir admitted recently - the origins of the malays are not Malaysia but Indonesia - Sumatra and island etc.
The real bumis are the natives of Borneo and the Orang Asli. Not these malay free loaders and wasted sperms.
"Son of the soil" incorrect! More appropriate term would be "Rapist of the soil"! Malays are pendatang, they called Chinese and Indians pendatang! Tak malu!
To malays pendatang from Indonesia, you are also enemy to Indonesia, stupid! Apa? Tak faham English? Makan tahi dan berambus balik ke Jawa! Setia kepada negara Indonesia! So are you, malay pig!
Aren't you a bloody hypocrite? You are not the Orang Asli of this country - you are an immigrant from Jawa, Sulawesi, all elsewhere - why did you come here to this country then?
Why not help your own country (or should I say your dilapidated kampung in Jawa) and improve the situation then? What……….what did you say? Oh you want a better life is it? I see - so what does that make you? A patriotic fake? Or a hypocrite with no substance?
Compare China and Indonesia - then tell me who is faring better in the international stage! You useless malay pig. At the end of the day - you work for me.
Obviously, you are worse than shit. Not pigs, for pigs are really smart animals. Tanah Melayu my ass! Orang Asli were here before your ancestors crept onto this land. Learn some history, ok? Of course, you can always change history! Tak malu kah!

You are sick in the brain, thanks to Mahathir!

Chinese got pissed off as not all Chinese are rich, but all work their asses off to make an honest living, while idiots like you think that you are entitled to riches without sweating. What discontent? After all the handouts all these years, you still couldn't get your acts together, and you want to blame others, the Chinese, the Indians? Where is your dignity?
What anger? You get angry at the Olympics because malays can't run faster than the Americans? The Aussies? The Chinese? (Just imagine some of you jokers made it to the Olympics, although none did!)
If you want to run amok, go ahead, join the apes and chimpanzees, your kind have been doing that at Perak, brainless monkeys they are, and so are you, go flock together.
The reason why malays tend to run "amok" is because of close relative breeding. Just like non-high breed dogs - brother have sex with the mother, and father marry their own sister, and the confusion goes on.
The end result is non-high breed dogs - that are difficult to train and tend to even bite their own master. Unlike the Chinese, they are very careful not to have too close relative marrying one another.
That is why you can see how Chinese excel in different part of the world. The Chinese are indeed a world race now, as China progress with such speed which is unknown off in any other race in the world!
Singapore is a fine example of Chinese superiority! Sad news for the malay race but then again it is the truth!
2010 Mei 25 05:33

kentanjim berkata...
The founders of kingdoms and sultanates were nothing but a bunch of pirates, robbers and thieves, so what is so "great" about being of royal blood?
2010 Mei 25 05:40

San berkata...
Bravo to all the cock & bull & being written here!
Sad to see Malaysians not accepting the facts that you are living because of non-malays and subsidies from the so called fair government which only take care of their own - malays (please do not call yourself bumis unless you are the aborigines from the jungle).
Chinese are wealthy because they work 100% more than your lazy ass. They live on their own and not on your incentives. Nothing was given anyway.
Cut the story short, face the fact and dance to the rhythm. Without the non-malays, you are nothing just as Dr M said before he stepped down from UMNO.
(You do not even have your own culture and language, the bahasa has been copied from many such as the Portuguese, Spanish, Tamil etc.)
By the way, tuan is Chinese! Wake up, you are living under the helm of 1Malaysia - 1Murderer!
2010 Mei 25 05:44

coolooc berkata...
I am totally agree what you have said, those moron malays have no sense of 'malu'. For example, I find that most of those malay pig creature are dirty and smelly, but they still walking around proudly with that stinking and ugly look.
Another example is most of them are poor, they can't afford a big luxury car. When they saw Chinese or Indian driving a big car, they are feeling distress and jealous.
What a loser! Hey non-malays can afford a big car without depend on NEP policy. But you pathetic malay pig can't afford it even though with NEP policy help. Loser malay pig!
2010 Mei 25 05:48

* Kecik2 tak nak mampus!

20100515

Bersopan santun amalan kehidupan.

Perkataan sopan bermaksud beradab. Manakala santun bererti tahu tertib peraturan, halus budi pekerti, tahu adat, berbudi bahasa, baik akhlaknya, baik perangai dan kelakuan, tidak cabul, teratur dan rapi, mengikut peraturan.

Budaya sopan santun di kalangan masyarakat kita merupakan budaya yang diwarisi daripada ajaran dan asuhan nenek moyang. Ianya kekal hingga ke hari ini menjadi amalan cara hidup yang melambangkan identiti hidup bermasyarakat.

Di zaman kecanggihan teknologi ini, ramai yang sudah lupa akan budaya masyarakatnya terutama generasi muda kita. Budaya sopan santun dalam pergaulan, cara berpakaian, adab bertutur dengan orang tua tidak begitu diambil perhatian. Jika hal ini tidak diambil serius kemungkinan akan melahirkan generasi yang tidak tahu bersopan santun dan akan menimbulkan pelbagai masalah tatasusila, pergaulan dan sebagainya.

Masyarakat Melayu islam khasnya terkenal dengan budaya bersopan santun. Maka inilah yang mesti dikekalkan menjadi gaya hidup seharian. Justeru itu, semua pihak mestilah memainkan peranan dalam menyebarkan dan mengekalkan budaya berkenaan, terutamanya di kalangan generasi muda, kerana mereka inilah bakal pewaris generasi lama.

Pendidikan awal di rumah menjadi asas dalam menyalurkan didikan dan asuhan kepada anak-anak supaya mengenal erti sopan santun, contohnya ibu bapa mengajar anak-anak supaya memberi salam dan mencium tangan orang tua sebelum pergi ke mana-mana, membongkokkan badan sedikit ketika melintas di khalayak ramai, memakai pakaian dengan kemas dan sesuai tidak kira di dalam atau luar rumah, di sekolah atau ketika dalam majlis.

Pendidikan di rumah memainkan peranan penting dalan membentuk peribadi anak-anak supaya patuh bersopan santun.
Masyarakat umum juga hendaklah turut terlibat dalam memastikan budaya tersebut dapat diamalkan dalam setiap urusan baik di rumah, pejabat, jalan raya, di pusat membeli-belah dan sebagainya.

Jika budaya bersopan santun dapat dikekalkan dalam kehidupan seharian, insya-Allah kita akan dapat hidup
dalam suasana yang aman dan bersatu padu.

Budaya bersopan santun merupakan lambang keperibadian orang melayu islam sejak dahulu hingga sekarang, maka sewajarnyalah ianya tetap dikekal dan diperkukuhkan lagi bagi menangkis budaya-budaya negatif yang sedang meracuni pemikiran dan tingkah laku terutama di kalangan generasi muda dan tua.



20100505

Pautan dari kawan,
http://gemasindah.blogspot.com/


DILEMA BLOGGERS PENYOKONG UMNO………………???



Saorang pembaca marah kepada Dr Mahathir kerana membongkarkan kes blok L & M melalui blog Che Det.


Katanya pembongkaran itu memberi peluang yang luas untuk pembangkang menghentam kerajaan BN & UMNO hingga boleh menyebabkan kekalahan BN & UMNO pada PRU 13 yang akan datang.


Kita bloggers kerdil UMNO di Tampin / Monceh / Gemas pun barangkali tidak disukai oleh kumpulan penyokong UMNO & BN yang berfikiran saperti pembaca yang dirujuk diatas.


Adakah perkara membongkarkan kes blok L & M yang mendatangkan kerugian hampir RM 100 billion ini merupakan satu kes mengkhianati UMNO & BN ???


Perlukah kepincangan pemimpin yang jelas merupakan tindakan pengkhianatan itu disenyapkan demi mempastikan UMNO terus menang pada PRU 13 nanti ?


Atau UMNO wajib melakukan pembersihan dari anasir anasir kotor didalam dirinya seperti virus atau sel barah yang akan membunuh UMNO akhirnya .


Jelas perkara ini bukanlah satu dilemma pada Tun Dr Mahathir yang kita kenali ketegasannya dalam memperjuangkan kebenaran. Dr M rasanya tidak akan berkrompromi dengan salahlaku besar saperti ini yang merugikan bangsa & negara.


Begitu jugalah halnya berkaitan kita sebagai bloggers kecil tempatan di Tampin / Monceh / Gemas ini. Sabenarnya kita ada dua pilihan…pertama menjadi bloggers pembodek atau bloggers upahan untuk menaikkan nama dan prestasi pemimpin kita khasnya wakil wakil rakyat kita dan mengenepikan rintihan rakyat.


Kedua kita boleh memilih untuk menjadi bloggers kemarahan wakil rakyat dan penyokong totoknya dengan mengenengahkan masalah dan keluh kisah rakyat sambil menyampaikan kritikan yang barangkali pedas tetapi jelas bertujuan murni iaitu untuk mengingatkan pemimpin kita menjalankan tugas serta amanah rakyat. Impaknya ialah UMNO akan terus dikasihi rakyat dan akan terus dihormati dan tidak lagi diperlekehkan.


Apa pandangan saudara dalam perkara ini ???


Gemasindah…


Setuju dengan pendirian & tindakan Dr M…dan akan terus menyampaikan apa yg difikir wajar disampaikan wp akan jadi tidak populer.

20100430

Mesti sebar : Beza RM 4 juta PAS burukkan Pak Lah dan RM 77 juta BN naikkan imej Malaysia

 

Tulisan blogger satulimatiga @ http://satulimatiga.blogspot.com/ 

PAS lawan Kickdefella: Pengaruh Anwar dan "pengakuan" Setiausaha Akhbar Nik Aziz!


1. Pendedahan yang dibuat oleh blogger Syed Azidi Syed Abdul Aziz (Kickdefella) bertajuk Saya Yakin Nik Aziz Akan Kena Dakwa – Jawapan Kepada S/U Akhbar MB Kelantan dan Tulang Besi (sini) mengenai peruntukkan RM 4 juta yang diberikan kepadanya untuk Operasi Gerak Saraf bagi mewujudkan pelbagai persepsi yang boleh melemahkan kepimpinan YB Tun Abdullah dan BN amat mengejutkan dan menimbulkan kemarahan di kalangan penyokong PAS.

2. Penulis berkesempatan menonton Buletin Awani jam 9.00 malam semalam (29 April) dan mendengar jawapan Ahmad Fadhli Shaari, Setiausaha Akhbar MB Kelantan yang juga merupakan Ketua Penerangan Dewan Pemuda PAS Kelantan "menjawab semula" jawapan Kickdefella itu.

3. Pertamanya, mendengar cara Ahmad Fadhli bercakap kepada wartawan, ia saling tidak tumpah dengan cara Anwar Ibrahim berkata-kata. Jelas sekali 
beliau terikut-ikut dengan gaya pertuturan Anwar.

4. Jika dibandingkan dengan Ezam yang pernah jatuh bangun bersama-sama Anwar, Ahmad Fadhli bukan salah seorang dari golongan Angkatan Muda Keadilan yang pernah dipimpin oleh Ezam. Ezam merupakan tonggak kepada penubuhan Parti Keadilan Nasional yang kemudiannya menjadi Parti Keadilan Rakyat tetapi Ahmad Fadhli tidak.

5. Sebaliknya, Ahmad Fadhli menghidupkan karier politiknya di dalam PAS sejak awal lagi. Oleh itu, 
beliau sepatutnya lebih terpengaruh dengan gaya pengucapan pimpinan tertinggi PAS. Jika tidak Nik Aziz, Hadi Awang, ataupun sekurang-kurangnya Mahfuz Omar ataupun Mat Sabu. Ini tidak, gaya Anwar juga yang dicontohinya.

6. Ini membuktikan bahawa 
pengaruh Anwar begitu kuat meresap di kalangan ahli PAS khususnya golongan pemudanya. Gelaran Erdogan yang diberikan kepada ahli PAS yang menyanjungi Anwar sebagai idola tidak lagi boleh dikhususkan kepada Ahli Parlimen mereka. Kini ia telah berakar umbi sehingga ke peringkat ahli dan pimpinan PAS sendiri.

7. Sebab itu penulis tidak hairan segala perkara yang berkaitan dengan Islam semakin diliberalkan oleh PAS sekarang. Lihat saja bagaimana slogan Membangun Bersama Islam dan Negara Islam tidak langsung kedengaran dan dilaungkan oleh PAS, hanya kerana ada perkataan "Islam" di dalamnya.

8. Berbalik kepada jawapan Fadhli, penulis tersenyum sendirian apabila mendengar beliau cuba untuk membandingkan nilai 4 juta yang diperuntukkan kepada Kickdefella dengan 77 juta yang dibelanjakan Kerajaan Persekutuan untuk melantik APCO sebagai perunding. Katanya nilai yang diterima Kickdefella "masih kecil". Ini bermakna,
Fadhli secara sedar dan waras bersetuju dan mengakui bahawa Kickdefella telah menerima peruntukkan sebanyak RM 4 juta untuk memburukkan kepimpinan YB Tun Abdullah.

9. Lihat juga ulasan Utusan Malaysia bertajuk 
Pemuda Pas minta kepimpinan parti siasat dakwaan penulis blog di sini. Penulis memetik di dalamnya bait kata Fadhli yang menyatakan,

"'Jumlah yang didakwa kononnya untuk tujuan gerak saraf itu masih kecil berbanding peruntukan yang digunakan oleh Kerajaan Pusat bagi melanggan khidmat Apco Worldwide".

Nampak jelas pengakuan Fadhli di situ bukan?.

10. Rakyat negeri Kelantan juga harus merasa kecewa kerana memiliki seorang Setiausaha Akhbar kepada Menteri Besar yang gagal untuk menjawab secara kukuh isu-isu yang dibangkitkan berkaitan dengan kerajaan negeri. Lihat saja bagaimana beliau secara tidak rasional cuba untuk mengaitkan Kerajaan Persekutuan di dalam pertelingkahannya dengan Kickdefella. Apa kaitannya Kerajaan Persekutan dengan pendedahan Kickdefella? Mengapa perlu ditimbulkan isu APCO?

11. Isu kerajaan melantik APCO dengan isu Kickdefella langsung tidak berkait. Perbezaannya ialah 
APCO dilantik oleh Kerajaan Pusat untuk meningkatkan imej Malaysia di peringkat antarabangsa. Langkah ini juga dilihat sebagai usaha untuk memulihkan imej Malaysia yang tercalar angkara pengkhianat-pengkhianat yang memburukkan negara sama ada melalui ucapan di perjumpaan rasmi dan tidak rasmi, mesyuarat, forum, persidangan mahupun di laman-laman web milik mereka. Ia dibuat demi untuk kepentingan negara. Kickdefella pula dilantik untuk memburukkan dan melemahkan imej kepimpinan YB Tun Abdullah. Ia dibuat atas kepentingan politik PAS. Bukankah ia jelas berbeza?

12. Kesimpulannya, pimpinan PAS sebenarnya kecut perut apabila pendekatan mereka dan kaedah yang digunakan untuk memburukkan Perdana Menteri, Kerajaan Persekutuan dan Barisan Nasional didedahkan sedikit demi sedikit oleh Kickdefella. Jika Ezam pernah berada di dalam PKR, Kickdefella pula pernah berada di dalam PAS untuk menjatuhkan Barisan Nasional.

13. Hari ini, apabila Kickdefella dilihat seperti beralih arah, walaupun tidak menyertai UMNO, PAS dilihat cuba untuk "mendiamkan" beliau walau dengan apa cara sekalipun. Justeru, amat tidak menghairankan jika selepas ini pelbagai celaan yang akan dilemparkan kepada Kickdefella walaupun apa yang diperkatakannya adalah kebenaran. Namun tindakan itu bukanlah sesuatu yang amat menghairankan, bukankah ia "metodologi perjuangan" PAS sejak dulu lagi?

Nota kaki:
Sepatutnya PAS jawab perkara berbangkit tanpa perlu kaitkan BN. Nampaknya mereka semakin hilang arah dan pedoman. PAS tidak lagi dilihat berprinsip dan kukuh seperti ketika era pimpinan Allahyarham Fahdil Noor (Al-Fatihah). Dulu PAS sanggup untuk mengenepikan apa saja asalkan prinsip perjuangan tidak digadaikan. Hari ini, Anwar, undi dan kuasa mengatasi segalanya! Takbirrrrr! 


20100401

CINO YANG RASIS


TERPANGGIL sungguh saya bila terbaca tajuk berita Sangkal Melayu bolot segalanya di muka 10 akhbar Mingguan Malaysia pada 28 Mac 2010 untuk meluahkan pandangan orang kebanyakan seperti saya.




Saya bersetuju sangat supaya bancian komprehensif dibuat seperti yang disarankan Tun Dr. Mahathir Mohamad agar rakyat tidak dikelirukan dengan dakyah-dakyah yang mempunyai agenda-agenda tertentu dan tidak mementingkan keharmonian masyarakat Malaysia.


Sebagai rakyat biasa, saya berasa curiga dengan pendapat "Melayu bolot segalanya" kerana pada mata yang memerhati ini, saya dapat lihat bahawa pendapat itu sepatutnya berbunyi "Orang-orang Melayu dan pribumi lain tidak mendapat sebanyak faedah yang sepatutnya mereka dapat selepas 30 tahun Dasar Ekonomi Baru dilancarkan" dan sepatutnya mereka mendapat penjelasan daripada kerajaan yang melancarkannya, mengapa ini terjadi.


Perhatikan saja kawasan-kawasan perumahan, siapakah pemilik-pemilik kondominium dan rumah-rumah yang besar dan berharga mahal itu. Berapa peratuskah kedai-kedai serta premis perniagaan yang menjadi milik Bumiputera sehingga kini. Kalau ada pun orang Melayu yang tinggal di rumah-rumah besar (seperti di Putrajaya), itu adalah bersifat sementara kerana kebanyakannya adalah rumah kerajaan.


Sedihnya hampir keseluruhan rumah-rumah murah serta flat-flat kos murah adalah milik orang Melayu. Kalau saya tunggu di tepi jalan, saya akan lihat hampir kesemua kereta nasional yang berharga murah dan sederhana serta kereta-kereta lama adalah milik orang Melayu dan India, sedangkan kereta-kereta import dan kereta mewah hampir keseluruhannya milik kaum Cina.


Kalau orang Melayu yang memandu kereta mewah, realitinya belum tentu itu kereta miliknya, mungkin sekadar seorang driver saja.


Bukan prasangka rasis tetapi ia menunjukkan kedudukan dan hakikat ekonomi sesuatu bangsa. Kita bermegah dengan beratus ribu graduan Melayu dan Bumiputera yang telah diwujudkan sejak tahun 1970-an bagi mengisi kedudukan pertengahan dalam masyarakat tetapi ke manakah mereka ini.


Adakah mereka menerima gaji yang setimpal dengan kelulusannya atau mereka sekadar mengisi kerja-kerja kerani atau kerja-kerja tidak penting yang tidak membolehkan mereka merubah nasib keluarga.


Yang nyata mereka berhutang dengan Perbadanan Tabung Pendidikan Tinggi Nasional (PTPTN). Yang bergaji sederhana ataupun besar mungkin ramai yang muflis atau dikekang pembelian harta kerana hutang-hutang kad kredit atau lain-lain masalah.


Siapa yang mengkaji kedudukan bangsa kita ini. Jika kekurangan kesedaran menabung dan berjimat itu menjadi masalah orang pribumi, maka hendaklah diperbetulkan agar mereka menjadi masyarakat yang berharta dan mempunyai masa depan.


Kehadiran Pertubuhan Pribumi Perkasa Malaysia dan pertubuhan bukan kerajaan (NGO) lain yang memperjuangkan hak-hak orang Melayu dan pribumi yang lain dalam Perlembagaan adalah dinanti-nanti ketika kaum-kaum lain terus mengambil kesempatan dengan keadaan politik sekarang.


Mesti ada orang yang bertanggungjawab untuk membetulkannya kerana itu hak orang Melayu dan pribumi yang telah dijanjikan. Jika tidak tercapai, ia harus disegerakan agar kehidupan mereka terjamin. Selama ini, dasar-dasar kerajaan secara tidak langsung telah turut membantu etnik-etnik lain kerana sifat orang Melayu dan pribumi itu sendiri yang pemurah berbelanja dan membantu perniagaan bangsa-bangsa lain di Malaysia.




Dipetik dari Utusan Malaysia
http://malaysiaheaven.blogspot.com/.

20100321

Membebel pasal Facebook

Kebetulan gotahlantun sempat menghadiri satu program
Juara Rakyat
Kejohanan Pencak Silat Piala Ahli Parlimen Tampin

Tok Man yang merasmikan penutup kejohanan
Bukan main hebat lagi kejohanan selama tiga hari tu
Tahniah kepada penganjur kejohanan

Tok Man gah dengan ucapannya
' Jika kita nak rapat dengan golongan muda masakini. kita mesti mengikut edaran zamannya.
kita para pemimpin mesti mengikut cara kini seperti ada facebook untuk seiring dengan citarasa
golongan muda'

Memang hebat dengan kata2 tu
TETAPI
Hakikatnya mana
MUKABUKU TOK MAN?

Cakap tak serupa bikin!
ATAU
Abuk pun tarak!

20100314

TERLEPAS PANDANG & DENGAR

Tertarik dengan post dari blog ni http://tpnns.blogspot.com/ yang nyata ada kebenarannya.
Dah semakin ramai tok ketua sibuk dan menyibuk dengan pelbagai laman blog, facebook dan twitter,
Bahkan PM pun dah buat kenduri makan makan dengan teman facebooknya.
TETAPI?
Mana kepunyaan Tok Man (AP Tampin)?
Mana Tok Nab (DUN Gemas)?
Tok ketua yang lain dah sibuk kedepan
Takanlah keduanya tak bergerak lansung!
Tok Man sepatutnya dah jauh kedepan
lebih2 lagi mantan Menteri KTAK
Bak kata PM   'Sesungguhnya banyak kelebihan mengunakan alam siber, lebih2 lagi bila kita ada kawan facebook'

Harap manusia yang sentiasa ada disekeliling kedua tok ketua ni
perbuatlah sesuatu
cuit2lah sikit demi kebaikan tok ketua
dan rakyat marhaen.








20100209

20100114



Jika mula mula nak perkataan ALLAH untuk rujukan buku dan majalah

tetapi sekarang?
EEEEHHHH!
Dah buat signboard pulak!


MELAMPAU!


Macamana jika anak anak yang merah/hijau dalam pengetahuan agama Islam
terbaca?
Tak ke haru....ingat tempat ibadat yang sama dengan orang Islam.